Tournamen Bola Volly Ditengah Pandemi

Sokawera – Minggu 16/08 pemuda Sokawera mengadakan kegiatan tournamen bola volly. Kegiatan itu diikuti oleh 11 team dari beberapa desa tetangga dan kecamatan yang dekat.

Kegiatan bola volly ini disertai dengan protokol kesehatan yang ketat. Setiap team yang mengikuti harus mengenakan masker saat datang ke lokasi dan disediakan tempat cuci tangan dan tes suhu tubuh.

Tournamen bola volly ini berakhir pukul 21:35. Pemenang juara 1 pada tournamen ini adalah team dari desa Dawuhan setelah mengalahkan team dari desa Sumingkir pada babak final.

Pertemuan PKK dan Rakor Kader POSYANDU di Era New Normal

Untuk menindaklanjuti Program TP PKK Desa, Pengurus PKK harus ikut turun ke pertemuan tingkat PKK RT setelah beberapa bulan vakum karena adanya pandemi COVID-19.

Di era New Normal ini, Pengurus siap untuk menyampaikan program kerja dan kegiatan yang tertunda yang sudah direncakan, antara lain :

Pokja 1 : kegiatan pengajian dan keagamaan mulai dijalankan

Pokja 2 : ketrampilan dirumah dengan memanfaatkan barang bekas yg bisa menjadikan uang untuk memperoleh pendapatan di tengah pandemi covid 19

Pokja 3 : pemanfatan tanah pekarangan ditingkatkan sehingga bisa memenuhi kebutuhan ibu rumah tangga tanpa membeli

pokja 4 : pelaksanaan posyandu balita , posyandu lansia  dan posbindu dilaksanakan kembali setelah 3 bulan istirahat.

Selain itu, Pengurus PKK bersama para Kader Desa Sokawera senantiasa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk tetep melaksanakan PSN dan PHBS untuk mencegah DBD dan Corona.

Pelaksanaan posyandu di era new normal dimana para kader
tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan APD, sarung tangan dan masker. Posyandu akan dilaksanakan mulai tanggal 8 juli sampai dengan 13 juli dari posyandu 1 sampai dengan 5. berikut protokol kesehatan yang harus dilaksanakan antara lain :

1.Kader bayi balita harus dalam kondisi sehat

2.Menggunakan masker baik balita dan pengantar

3.Cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer

4.Jaga jarak dan hindari kerumunan

5.Membawa sarung sendiri

Pelaksanaan posyandu lansia dan Posbindu bertujuan untuk deteksi dini penyakit pada orang tua. Sebelum adanya Covid-19, kegiatan ini rutin dilakukan setiap satu bulan sekali, namun sudah 3 bulan terakhir absen sementara sejak diberlakukannya lockdown. Kegiatan ini akan kembali diaktifkan mulai tanggal 16 Juli sampai dengan 20 Juli 2020 dengan masih harus memperhatikan protokol kesehatan.

1.kader dan peserta dalam keadaan tidak batuk pilek dan demam

2.kader menggunakan APD lengkap (hasmat,sarung tangan dan masker)

3.Pengunjung wajib menggunakan masker

4.wajib cuci tangan

5.tetap jaga jarak atau physical distancing

Jadwal PSN bulan Juli tanggal 24 hari jumat di wilayah kadus satu dengan melibatkan masyarakat,kader,tokoh masyarakat dan perangkat desa

Pendampingan wali ibu hamil baik yang tidak berisiko dan berisko untuk teratur memeriksakan kehamilanya dan memantau ibu hamil dalam minum tablet tambah darah. Pelaksanaan imunisasi pada hari selasa tanggal 14 Juli 2020 di PKD dengan ketentuaan dan tetep memperhatikan protocol kesehatan.

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)

Jumat (26/06/2020) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) merupakan agenda rutin yang dilakukan di Desa Sokawera setiap satu bulan sekali oleh para Ibu-Ibu Kader Desa Sokawera. Desa Sokawera sendiri terbagi menjadi 3 wilayah kadus. Namum, di wilayah Kadus 2 merupakan penyumbang kasus Demam Berdarah tersering di Sokawera. Oleh karena itu, pada kegiatan PSN bulan Juni 2020 ini, dikhususkan di wilayah Kadus 2, dan ternyata dari hasil PSN menemukan cukup banyak genangan air yang positif terdapat nyamuk penyebab Demam Berdarah. Menurut Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan kematian dan dapat terjadi karena lingkungan yang kurang bersih. Bentuk kegiatan PSN di Desa Sokawera salah satunya adalah dengan melakukan PSN 3M Plus. Diantaranya adalah :

  1. Menguras. Menguras tempat yang sering menjadi penampungan air dan tempat air menggenang seperti bak mandi, kendi, toren air, drum bekas, ember dan tempat penampungan lainnya. Jika terdapat jentik-jentik nyamuk di dalam tempat penampungan tersebut diharapkan untuk langsung dikuras.
  2. Menutup rapat tempat penampungan air dan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak berpotensi menjadi sarang nyamuk.
  3. Memanfaatkan kembali limbah barang bekas untuk didaur ulang agar tidak berserakan dan menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Dengan diadakannya kegiatan PSN ini, diharapkan kasus Demam Berdarah di Desa Sokawera dapat berkurang.